Jumat, 17 Mei 2013

Temu Kader PKK dan HKG PKK Ke 41


MASRUL : “Mari Terapkan Sepuluh Program Pokok PKK”
Temu Kader PKK Se Meranti Berjalan Sukses
SELATPANJANG ( Rakyat Riau) – Ratusan Kader PKK dari Sembilan Kecamatan Se Kabupaten Kepulauan Meranti berkumpul dalam temu Kader PKK yang di Pusatkan di Selatpanjang. Temu Kader sekaligus memperingati dirgahayu Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke 41 yang ditaja PKK kabupaten Tersebut turut diwarnai Bazar hasil kerajinan ibu PKK dan Jambore PKK.
            Dalam sambutan Ketua PKK melalui Wakil Ketua PKK Kabupaten Kepulauan Meranti Hj Teuku Reni Masrul mengatakan di hadapan para kader PKK bahwasanya PKK kepulauan Meranti telah melakukan berbagai program pengembangan PKK yang menyeluruh hingga ke tingkat Desa yang ada.
            “ alhamdulillah seluruh Kader PKK mulai dari Kabupaten hingga tingkat PKK Desa sudah berjumlah Dua ribu Orang kader. Berbagai kegiatan ibu ibu PKK telah pula banyak menghasilkan kerajinan bermutu jual tinggi, hal ini dapat dilihat dari kerajinan tikar pandan, pangan dari bahan sagu yang di kemas dengan berbagai makanan dan minuman” ujar Renny
            Sementara itu Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H. Masrul Kasmy Msi menyebutkan peran ibu PKK sangat menentukan arah pembangunan daerah dimana mereka merupakan Mitra pemerintah dalam mengisi pembangunan terutama mensejahterakan perekonomian keluarga.
            “ Ibu-ibu rumah tangga yang tergabung di dalam PKK ini hendaknya melakukan berbagai kegiatan yang bersifat kreatif seperti di waktu luang berinovasi menghasilkan kerajinan tangan, jika produk yang dihasilkan memiliki nilai jual dengan sendiri dapat menambah penghasilan ekonomi keluarga secara otomatis pula akan meringankan beban suami dan meningkatkan kesejahteraan keluarga” jelas masrul
            Menurut Wakil Bupati Drs H Masrul Kasmy Msi seluruh Kader PKK jika ingin sukses dan sejahtera harus bersandar pada 10 Program Pokok PKK. Sepuluh Poin yang ada di Proram Pokok tersebut dinilainya harus bisa diterapkan di dalam diri kader PKK sehingga apapun kegiatan yang sifat membangun itu dapat menghasilkan perkembangan, membangun dan berjalan maksimal.(don)


PKK Kec.3T Raih Juara Umum Jambore PKK
SUNGAI TOHOR - Dalam rangka hari Kesatuan gerak PKK ke-41 Kabupaten
Kepulauan meranti tahun 2013 melaksanakana jaambore PKK se Kabupaten
Kepulauan Meranti yang diikuti oleh seluruh Tim Penggerak PKK Desa dan
Kecamatan, yang dilaksanakan mulai Jum’at (19/5) hingga  sabtu (20/5)
malam yang ditutup secara resmi oleh Plt Sekda Iqarudin dan dihadiri
oleh ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nirwana Sari Irwan Se beserta
wakil Ketua T.Reni Azmaharani Masrul.
        Kegiatan yang dilaksanakan dimulai dari acara temu kader PKK tingkat
desa dan Kecamatan di hotel Grand Meranti yang dibuka oleh wakil
Bupati Drs H Masrul Kasmy M.Si dengan kegiatan yakni lopmba cerdas
cermat ketua Tim PKK Kecamatan dan ketua Tim PKK Desa, cerdas cermat
Kader Posyandu, lomba penyuluhan kader PKK desa, lomba pacu Goni,
lomba mendongeng, lomba balon dangdut, lomba make up.
        Kegiatan tersebut diikuti 9 kecamatan, yang pesertanya terdiri dari
Tim Penggerak PKK desa, kader PKK, T.PKK kecamatan. Selama kegiatan
seluruh peserta ditempatkan di hotel trio dan hotel Lily Selatpanjang.
        Pada kegiatan tersebut Tim PKK Kecamatan Tebing Tinggi Timur (3T)
berhasil keluar sebagai juara umum pada jambore ke-2 Tingkat kabupaten
Kepulauan Meranti tahun 2013.
        Menurut Ketua T.PKK Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Ira Novianty
Fandi,SKM, keberhasilan yang diraih sebagai motivasi bagi kader-kader
PKK dimana pada tahun ini Alhamdulillah berhasil meraih juara Umum.
Yakni juara 1 cerdas cermat ketua T.P.PKK desa, juara 3 cerdas cermat
kader posyandu, juara 1 penyuluhan ketua T.P.PKK desa, juara 1
penyukuhan kader PKK desa, juara 3 lomba mendongeng, juara 2 lomba
balon dangdud (don)


# Taja Berbagai Lomba
BP3AKB Meriahkan Hari Anak Nasional
SELATPANJANG (Rakyat Riau) – Berbagai lomba mulai dari Mewarnai, Menulis Surat,Karya tulis ilmiah dan pidato yang diikuti oleh mulai tingkat TK hingga SLTA berlangsung lancar. Kegiatan yang ditaja oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Kepulauan Meranti itu dilaksanakan guna memperingati Hari Anak Nasional.
            Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti Dra Hj, Syarifah Zumah dalam sambutannya pada Hari Anak Nasional Selasa (14/5) mengatakan Anak adalah amanah dan karunia dari Allah SWT yang harus di jaga karena dalam dirinya melekat harkat,martabat dan hak hak sebagai manusia yang harus di junjung tinggi, dan merupakan potensi bangsa bagi pembangunan nasional, untuk itu pembinaan dan pengembanganya perlu dilakukan sedini mungkin dengan menyusun kebijakan yang berpihak kepada kepentingan anak.
            “ Setiap orang tua, keluarga, masyrakat, dan pemerintah bertangung jawab untuk menjaga dan memelihara hak asasi anak sesuai dengan ketentuan hukum dalam rangka penyelenggaraan perlindungan anak negara dan pemerintah, orang tua, serta masyrakat, bertangung jawab menyediakan fasilitas dan aksebilitas bagi anak terutama dalam menjamin pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal dan terarah, terus menerus dan berkelanjutan demi terlindungnya hak hak anak yang menyangkut masalah perkembangan, fisik, mental, spritual, sosial,maupun emosional termasuk hak anak dalam mendapatkan pendidikan” ungkapnya.
            Sedangkan tujuan pelaksanaan kegiatan sebut Syarifah untuk menyalurkan aspirasi, kreasi, dan Ekspresi bagi anak anak yang mandiri dan kredibel dalam memperjuangkan hak hak anak sesuai dengan kompensi hak anak 1990 dan Undang undang perlindungan anak nomor 23 tahun 2002.
            Sementara Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Katerina Susanti Amkeb menyebutkan pelaksanaan kegiatan di pusatkan di Gedung Futsal jalan Banglas. Adapun lomba yang ditaja diantaranya lomba Mewarnai untuk tingkat TK, Lomba Menulis Surat Tingkat SD, Lomba Pidato Tingkat SLTP dan Lomba Karya tulis ilmiah untuk tingkat SLTA.
            Masing masing lomba ini sebut Katerina di lakukan penilaian tersendiri oleh Tim juri, diantara poin yang akan dinilai tim juri untuk lomba Mewarnai adalah Tata warna, Keharmonisan dan kebersihan. Untuk lomba menulis surat untuk Bupati yang dinilai ialah Penyajian Tulisan,Gaya bahasa, kesesuaian isi dengan tema lomba dan lomba Pidato ialah Lafal, Kelancaran, Kesesuaian isi dan materi.
            Khusus untuk lomba Karya tulis ilmiah bagi tingkat SLTA akan dinilai setelah masing masing sekolah mengatarkan ke panitia paling lambat pada 30 Mei 2013. Sebagai pemeriah dan penyemangat kegiatan maka bagi pemenang Satu hingga harapan Dua lomba akan di berikan Sertifikat Juara lomba dan Uang Tunai. (don)
Festival Kreatifitas Anak Akan Tutup Peringatan Hari Anak Nasional
SELATPANJANG (Rakyat Riau) - Hari puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Kepulauan Meranti di meriahkan Festival kreatifitas anak. Kegiatan yang bakal dilaksanakan pada Minggu (19/5) oleh BP3AKB berkerjasama dengan Forum PAUD dan Dinas pendididkan Meranti ini dipastikan akan berjalan meriah.
            Peserta Festival Kreatifitas anak yang terdiri dari murid hingga Pelajar se Kabupaten kepulauan Meranti ini masih dalam tahap persiapan pelaksanaan acara oleh panitia dari BP3AKB, Forum Anak dan Disdik Meranti. kendati demikian Panita setakat ini terus berkoordinasi untuk pelaksanaan hari H agar berjalan lancar dan sukses.
            Salah satu Panitia Festival Kretifitas dari Forum PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti Suardi menyebutkan bahwasanya saat ini pihaknya terus melakukan berbagai persiapan acara pelaksanaan sampai dilaksanakan pada hari H nantinya.
            “ panitia terus melakukan berbagai persiapan tentunya persiapan ini dilakukan dengan berkoordinasi antara Forum PAUD Meranti dengan BP3AKB dan Dinas Pendidikan Meranti” ujarnya
            Sementara untuk tempat pelaksanaan Festival dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tersebut belum dapat dipastikan. “  untuk pelaksanaan Festival ini masih ada dua tempat pilihan yakni di Taman Cikpuan jalan merdeka atau lapangan Futsal Jalan Banglas, kita akan putuskan dalam beberapa hari ini namun kita akan pastikan kegiatan penutupan hari anak nasional di meranti akan berjalan sesuai keinginan bersama” paparnya.
            Sedangkan dalam festival Kreasi Anak ini akan di taburi seni tari, dongeng,drama dan bermacam karya seni yang di tampilkan dari masing masing perwakilan sekolah di Kabupaten Meranti. (don)
#Terkait Penerbitan Akta Kelahiran
Tindaklanjut Surat Edaran Mendagri, Disdukcapil Tunggu Perbub
SELATPANJANG (Rakyat Riau) -  Sesuai surat edaran Kementrian Dalam Negeri atas keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 18/PUU-XI/2013 terkait akta Kelahiran tidak perlu menunggu penetapan Pengadilan Negeri maka Menindaklanjuti hal tersebut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Meranti menunggu penyesuaian penerbitan Akta Kelahiran melalui Peraturan Bupati .
            Hal itu di ungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepulauan Meranti Jonizar SH Kepada Rakyat Riau Senin (13/5) di ruang kerjanya. Dikatakannya putusan MK pada 30 April 2013 lalu yang menyatakan bahwa pasal 32 ayat (2) undang undang nomor 23 tahun 2006 tentang adminstrasi kependudukan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat .
             “  mengacu kepada surat edaran Kementrian Dalam Negeri ini untuk penerbitan akta kelahiran terhitung batas waktu melampaui 1 (Satu) tahun pencatatanya tidak lagi memerlukan penetapan pengadilan negeri tetapi langsung diproses oleh dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten/kota” ungkapnya
            Di infokannya berkenaan dengan di terimanya surat edaran Kementrian Dalam Negeri tersebut pihaknya mengaplikasikan harapan masyarakat terkait sulitnya pembuatan akta kelahiran yang sebelumnya melalui penetapan pengadilan negeri di kabupaten Bengkalis  itu kini sudah terjawab sudah. “ Alhamdulillah tidak beberapa lama lagi masyarakat Kabupaten Meranti yang ingin dilayani untuk pembuatan akta kelahiran sudah dapat dilakukan langsung di kantor Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil di Selatpanjang ini, doakan saja semua mekanisme terkait penerbitan akta kelahiran di daerah meranti dapat berjalan lancer dan cepat” harap Jon
            Meski telah adanya surat edaran tersebut namun pihaknya mengaku tidak mau gegabah melakukan penerbitan, mantan Kadis Pasar dan Pertamanan Meranti tersebut akan meminta arahan dari Bupati Irwan yang kemudian  penerbitan akta kelahiran tersebut ada payung hukum tersendiri sehingga direalisasikan sesuai aturan
            “ Sebelum dimulai penerbitan Akta Kelahiran oleh dinas Capilduk, kita akan minta arahan pak Bupati Irwan terlebih dahulu, karena dalam hal ini sangat di pandang perlu termasuk penetapan harga administrasi Akta Kelahiran apakah di gratiskan atau ada biaya adminsitrasi Akta hal ini perlu dirapatkan. Bukan hanya itu kita juga akan memayungkan hukum penerbitan Akta Kelahiran kedalam Peraturan Bupati (Perbup) nantinya” paparnya.(don)
Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Kesbangpol Taja Sosialisasi Pilgubri
SELATPANJANG (Rakyat Riau) – Tingkat partisipasi Masyarakat dalam memberikan hak Pilihnya dalam Pemilu baik ditingkat Nasional dan daerah kian tahun terus menurun. Agar meningkatkan minat kewajiban dan tanggung jawab masyrakat dalam memberikan hak pilihnya Maka Kantor Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau menaja kegiatan Sosialisasi di 12 Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau khusus Pilgubri 2013 mendatang.
            Hal itu di ungkapkan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau Drs Riska Utama Spd saat sambutan dalam sosialisasi Pilgubri 2013 di Kabupaten Kepulauan Meranti Sabtu (11/5). Kegiatan yang dipusatkan di Ballrom Hotel Grand Meranti Selatpanjang ini turut di ramaikan peserta dari kalangan pengurus Partai politik, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuka agama, organisasi masyarakat, TNI, Polri, LSM serta Pemilih Pemula dari kalangan Pelajar.
              Dalam kesempatan itu Riska Utama menyebutkan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih bisa di sebabkan rasa jenuh atas janji janji politik serta melihat kenyataannya pemimpin tidak amanah akan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
            “ Tingkat partisipasi masyarakat rendah wajar saya kira apalagi baru baru ini kasus yang menimpa Bupati Garut dilihat secara nyata oleh masyarakat umum. Rendahnya partispasi itu bisa juga di akibatkan oleh minimnya sosialisasi pengetahuan terkait Pemilu. Makanya saat ini kantor Kesbangpol memprogramkan kegiatan sosialisasi ini kepada seluruh masyrakat kabupaten/kota se Provinsi Riau agar memilih secara cerdas sehingga menghasilkan pemimpin yang bertanggung jawab dalam menjalan roda pembangunan” sebutnya.
            Sasaran dan tujuan dilakukan sosialisasi ini terang Riska ialah untuk meningkatkan penyebaran imformasi di masyarakat, mendorong peningkatan Partisipasi masyarakat, meningkatkan pengetahuan oleh masyrakat terkait pilgubri.          
            Kepulauan Meranti kata Riska merupakan Kabupaten yang Ke 10 dalam tour sosialisasi Pilgubri 2013 yang telah dilaksanakan Kesbanpol Provinsi Riau. “ Meranti adalah kabupaten yang ke 10 dan masih tinggal 2 Kabupaten/kota yakni Rokan Hilir dan kota Dumai yang akan kita laksanakan sosiasilisasi Pilgubri".
            Sementara Sambutan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Irwan Msi yang diwakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Askandar mengatakan bahwasanya menjelang Pemilihan Gubernur Riau tahun 2013 saat ini suhu politik mulai memanas, akan hal itu Bupati meminta kepada semua Masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan dan mengatisipasi semua kejadian yang tidak baik agar helat Pilgubri nantinya dapat lebih baik terlaksana.
            “ Seiring meningkatnya suhu perpolitikan dalam menyambut Pilgubri 2013 ini saya mengajak kepada semua masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk bersama sama menjaga kemanan dan dapat mengatisipasi kondisi yang terjelek sehingga Pilgubri nantinya terlaksana dengan baik,aman dan lancar” ajak Irwan. (don)


Senin, 25 Maret 2013


Warga Juling Desak Kejari Usut Kasus Gapoktan Fiktif
SELATPANJANG (Rakyat Riau) – Warga Juling selatpanjang meminta Kepala Kejaksaan Negeri Selatpanjang  untuk menindak lanjuti laporan warga terkait gabungan kelompok tani (Gapoktan) Indah Makmur yang diduga fiktif. Bukan hanya Ahmad Rodhi ( pembuatan gapoktan fiktif,red) yang diminta bertanggung jawab namun pejabat di dinas Pertanian meranti serta Lurah Selatpanjang Barat di kaitkan turut bertanggung jawab atas cairnya dana dari Program PUAP Pusat itu.
            “ kita jelas tidak terima karena dalangnya dodi (Ahmad Rosdi,red) sejauh ini masih melenggang kangkung, kita tidak ingin terjadi hal serupa maka kami akan meminta kejari selatpanjang untuk segera memproses laporan kami sehingga para pelaku tipikor ini dapat di hukum sesuai perundangan berlaku” ujar Zaenal salah satu warga yang juga korban penipuan kepada Rakyat Riau (24/3).
            Menurutnya, bukan hanya ahmad rosdi saja yang mesti bertanggung jawab namun pihak kelurahan selatpanjang barat serta kepala dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai pihak terkait di daerah juga mesti bertanggung jawab terlebih kita ketahui dari penuturan Ahmad rosdi bahwasanya uang Rp 100 Juta tidak genap di terimannya ada 25 persen di bagikan untuk jatah dinas pertanian dan sisannya 25 persen lagi untuk orang yang ikut meloloskan anggaran PUAP itu cair, ahmad rosdi hanya terima uang Rp 50 juta” ungkap zaenal
            Sementara Edy yang juga korban penipuan gapoktan mengaku telah mendatangi kembali pihak kejari selatpanjang, bahkan dirinya sengaja memastikan sejauh mana laporan warga juling di tanggapi pihak terkait tersebut.
            “ Baru baru ini kita kembali mendatangi pihak kejari di bagian pidsus, disana kita mempertanyakan sampai sejauh mana laporan atas gapoktan fiktif ini di tangani. Kita berharap laporan ini segera dinaikan kasusnya ketahap penyidikan oleh pihak kejaksaaan” sebutnya.
            Edi  juga berharap semua oknum yang melakukan korupsi uang negara di program PUAP pusat ini mendapat ganjaran setimpal sesuai perbuatannya apalagi jika terbukti pejabat dinas meranti dan lurah selatpanjang barat tersebut ikut bekerjasama dalam hal korupsi ini agar di pecat dari jabatannya, “  kami tidak menginginkan pejabat di meranti ini pejabat korupsi yang tidak banyak berbuat untuk membangun daerah, kita harap pak bupati juga ikut respon atas adanya kasus dana PUAP yang di kongkalikongkan oleh bawahannya” harap Edi.
            Kepala kejaksaan negeri selatpanjang Zainur Arifin Syah SH melalui anggota intel kejaksaan saat menerima kedatangan warga memastikan  semua laporan yang datang akan di proses secepatnya “ kita akan menjamin semua laporan termasuk laporan gapoktan akan di proses secepatnya, karena saat ini pihak kita sedang sibuk melakukan pemeriksaan beberapa kasus yang lebih dahulu masuk ke kantor jadi sabar saja ya pak” ungkap staf intel kejari tersebut. (don)             


SMAN 1 Berharap Masuk Penilaian Sekolah Adiwiyata
SELATPANJANG (Rakyat Riau) – Sekolah adiwiyata yang merupakan program dari kementrian lingkungan hidup RI ini terus di rebut dan di ikuti ribuan sekolah di indonesia termasuk SMAN 1 Selatpanjang.kriteria sekolah adwiyata satu persatu di lengkapi oleh sekolah papan atas di kota sagu tersebut.
            Kepala sekolah SMAN 1Selatpanjang H Syahrial SPd Baru baru ini mengatakan keseriusan pihak sekolah untuk menggaet predikat sekolah adiwiyata. Bahkan sejumlah fasilitas pendukung sekolah adiwiyata satu persatu di lengkapi.
            “ sekolah kita saat ini menargetkan masuk kepada sekolah adiwiyata, saat ini biodata sekolah ini sudah masuk ke dinas lingkungan hidup Provinsi Riau,  mudah mudahan saja sekolah kita dapat masuk dalam kriteria sehingga dapat di realisasikan usulannya kementerian lingkungan hidup RI” Ujarnya berharap
            Menurutnya, kriteria sekolah adiwiyata di SMAN 1 selatpanjang sudah hampir tercukupi seperti taman hijau, labor hidup, kebersihan serta materi pelajaran yang memasukan terkait kepedulian lingkungan sekitar juga sudah di masuk dan dijalankan.” Akan kita cukupi kriteria sekolah adiwiyata, mudah mudahan saja SMAN 1 Selatpanjang dapat masuk nominasi penilaian sekolah adiwiyata di kementrian lingkungan hidup RI” harapnya. (don)